Bocah Umur 10 Tahun Dekap Dan Sodomi Balita Hingga Tewas

Seorang balita bernama Musa Arya berusia 1,5 tahun ditemukan tewas di kamar mandi mushola di Karawang, Jawa Barat (Jabar). Dia diduga meninggal dunia setelah dicabuli seorang bocah gelandangan mabok lem berinisial MSM yang masih berumur 10 tahun. Kejadian mengenaskan yang menimpa balita tersebut

diduga, terjadi saat ibu korban tengah melaksanakan sholat di muhoala tak jauh dari rumahnya. Saat itu Musa yang turut diajak bersamanya, keluar dan bermain di sekitar mushola.

Selesai salat ibu korban kaget anaknya tak ada di lingkungan musala. Setelah cari ke rumahnya ternyata korban tidak ada. Orang tua bersama warga sekitar kemudian langsung mencari Musa di sekitar Perumahan Taman Sakinah.

Selang satu jam, akhirnya balita malang tersebut ditemukan dalam keadaan lemas di kamar mandi mushola dan dibekap oleh bocah gelandangan berusia 10 tahun berinisial MSM tersebut. Sontak mendadak kejadian tersebut menggegerkan warga setempat.

Kapolsek Klari, Kompol Relisman Nasution mengatakan korban diduga disodomi seorang anak berinisial MSM yang diperkirakan berusia 10 tahun dan berstatus anak jalanan.

“Korban seorang balita diduga disodomi oleh pelaku yang masih di bawah umur di sebuah toilet musala,” kata Kompol Relisman, Jumat (28/9/2018).

Pelaku, MSM, kemudian ditangkap warga, sementara nyawa korban tak bisa diselamatkan meski sudah dibawa ke Rumah Sakit Fikri. Polisi sampai saat ini masih menyelidiki kasus kejadian tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan terduga pelau.

Sementara itu, salah seorang warga yang juga saksi mata bernama Yadi mengatakan, pada saat pencarian dia curiga dengan pintu kamar mandi mushola yang tertutup rapat karena biasanya pintu tersebut dalam kondisi terbuka karena rusak. Akhirnya ia membuka pintu tersebut untuk memastikan kecurigaannya.

“Saya curiga kok pintu kamar mandi mushola tertutup rapat, pas dibuka ada korban dan pelaku di dalamnya. Korban saat itu sudah lemas, tubuhnya sudah membiru. Korban masih pakai baju tapi popoknya turun ke bawah,” kata Yadi.

Dia juga menjelaskan bahwa almarhum Musa Arya saat ini sudah dimakamkan di TPU Kalihurip, Desa Duren, Kecamatan Klari, Karawang. Orang tua korban Juhadi dan Dedeh masih enggan ditemui lantaran masih shock atas kematian anak ketiganya itu.

 

Apakah ini salah satu tanda – tanda kiamat sudah semakin dekat ya :/

Baca Juga:
91 Gempa Susulan Guncang Sulawesi Tengah Hingga Sabtu Pagi
Gempa dan Tsunami Donggala Bermagnitudo 7,7 SR
Gempa dan Tsunami Donggala Bermagnitudo 7,7 SR
Perseteruan WhatsApp Vs Facebook, Brian Acton : Facebook bobrok!
Tempat Kekinian Buat Nongkrong Di Bandung
4 Orang Penumpang Kecelakaan Maut Mobil Kapolres Tulungagung

Facebook Comments
Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan